Pecat Berizzo, Sevilla Resmi Gaet Pelatih Vincenzo Montella

Eduardo Berizzo memang sudah resmi dipecat Sevilla pada Jumat (22/12) pekan lalu. Namun klub liga Spanyol itu tak mau lama-lama sendiri. Hanya selang satu minggu, Sevilla resmi mengumumkan menggaet priaasal Italia, Vincenzo Montella sebagai pelatih baru. Montella sebelumnya menukangi AC Milan untuk satu musim pada 2016-2017.

 

Melalui pernyataan resmi, klub yang saat ini nyaman ada di posisi lima besar klasemen sementara La Liga Spanyol itupun memberikan pengumuman. “Sevilla FC dan pelatih Italia, Vincenzo Montella, telah mencapai kesepakatan untuk menjadi pelatih kepala klub hingga Juni 2019. Kesepakatan ini akan benar-benar resmi setelah pengacara Montella juga meraih kesepakatan dengan AC Milan untuk memutus kontrak sang pelatih.”

 

Disebutkan jika pria yang pernah jadi pelatih Fiorentina dan Sampdoria itu akan menemui manajemen Milan pada Jumat (29/12) pagi ini waktu Italia untuk memutuskan kontrak yang seharusnya berakhir pada Juni 2019. Setelah seluruh berkasnya selesai, pelatih berusia 43 tahun itu akan segera bertolak ke Spanyol. Nantinya hari Sabtu (30/12) esok, Montella akan diperkenalkan kepada media dan fans Sevilla sekaligus memimpin latihan perdana di pagi hari.

 

Berizzo Dipecat Usai Operasi Kanker

 

Kiprah Berizzo sebagai pelatih Sevilla sebetulnya tidak bisa dibilang gagal total. Menggantikan Jorge Sampaoli di awal musim 2017 yang lebih memilih jadi pelatih timnas Argentina, Berizzo mampu membawa Sevilla ke peringkat kelima La Liga. Meraih 29 poin, Sevilla mencatat sembilan kali kemenangan, dua kali seri dan enam kali kalah. Bahkan Berizzo mampu membawa Sevilla lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

 

Hanya saja pada akhir November 2017, Berizzo terpaksa meninggalkan Sevilla lantaran menjalani operasi kanker prostat. Sejak ditinggalkan Berizzo, Sevilla meraih hasil togel hongkong buruk yakni seri 1-1 melawan NK Maribor dan kalah telah 0-5 dari Real Madrid. Berizzo baru kembali ke Sevilla pada 15 Desember 2017 yang membuat seluruh anggota klub terkejut.

 

Hanya saja kembalinya Berizzo tidak membuat prestasi Sevilla membaik. Mereka harus rela bermain imbang tanpa gol melawan Levante pada Sabtu (16/12) dan kalah 1-3 dari Real Sociedad hari Kamis (21/12). Hal itu langsung membuat manajemen Sevilla memecat Berizzo. “Dewan Direktur Sevilla FC yang bertemu pada Jumat (22/12) sore telah mengambil keputusan untuk memecat pelatih tim pertama, Eduardo Berizzo, berdasarkan hasil-hasil buruk tim. Sevilla FC ingin mengucapkan terima kasih kepada Berizzo atas profesionalismenya. Kerja yang ia lakukan dan perlakuannya kepada semua anggota klub sejak kedatangannya. Sevilla FC sudah melakukan pembicaraan untuk menunjuk manajer yang baru, yang diharapkan akan bergabung ke klub setelah jeda musim dingin.”

 

Javi Gracia Sempat Jadi Kandidat Kuat Latih Sevilla

 

Menghabiskan dana sekitar 65 juta euro (hampir Rp 1 triliun), upaya Berizzo membangun Sevilla memang dianggap gagal. Dana yang cukup besar itu tak bisa membuat Berizzo menjawab harapan para petinggi klub. Dan sebelum resmi menggaet Montella, klub berjulukLos Nervionenses ini sebetulnya sudah memiliki tiga nama kuat sebagai kandidat pelatih kepala. Nama-nama seperti Javi Gracia, Thomas Tuchel dan Laurent Blanc adalah yang dipertimbangkan untuk menukangi Sevilla.

 

Namun dilansir AS, satu kandidat yang sempat diduga kuat melatih Sevilla adalah Gracia. Pria asal Spanyol yang pernah melatih Malaga itu memang bersedia melatih sebuah klub di pertengahan musim. Namun ternyata Gracia batal direkrut oleh Sevilla yang justru memilih Montella.

Kemenpora Janji Bonus Marcus/Kevin Cair Sebelum Tahun Baru

Bonus yang akan diterima oleh pemain ganda putra Indonesia yang berhasil meraih gelar juara dalam kompetisi BWF Super Series Finals 2017 yang mana diselenggarakan di Dubai, yakni Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamojo pasalnya akan cair sebelum tahun baru. Ini lah yang dinyatakan oleh Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto dilansir dari CNN Indonesia pada hari Rabu (27/12) kemarin.

Preastasi Kevin/Marcus

Seperti apa yang sudah diketahui bahwa pasangan ganda putra ini telah berhasil mengharumkan nama Indonesia. mereka meraih gelar ketujuh Super Series di sepanjang 2017 di mana pertandingannya dihelat di Dubai. Gelar itu juga sukses membawa pasangan yang dijuluki Minons itu melewati rekor ganda dari Korea Selatan yakni Lee Yong-dae/Lee Yeon-seong. Diketahui bahwa ganda dari Korea Selatan tersebut sangat ciamik dengan raihan enam gelar Super Series di tahun 2015.

Prestasi itu lah yang membuat pemerintah, melaluai Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) memberikan mereka sebuah apresiasi pada keduanya dan juga Herry IP, sang pelatih. Mascus dan Kevin pasalnya akan diberikan bonus dengan nilai yang WOW. Bagaimana tidak, masing-masing akan diberikan bonus sebesar Rp. 150 juta dan untuk sang pelatih, akan diberikan Rp. 90 juta.

Bonus Akan Cair Akhir Tahun Ini

Dan secara simbolis, penyerahan bonus itu sudah diserahkan oleh Menpora, Imam Nahrawi ketika menyambut kedatangan juara tersebut di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada hari Senin. 18 Desember 2017. Akan tetapi bonus itu baru bisa dipastikan cair ke rekening masing-masing akhir tahun ini. “Hari ini ada sebuah proses administrasi (bonus). Ya semoga, Jumat (29/12) sudah selesai, ya. Kemarin prosesnya sempat terpotong karena ada libur panjang,” ungkap Gatot dilansir dari CNN Indonesia yang menghubunginya melalui sambungan telepon.

Dan lebih lanjut lagi, Gatot juga menjelaskan, keputusan pemberian bonus untuk Kevin dan Marcus dan juga tak lupa pada sang pelatih untuk prestasi mereka di Dubai memang dibuat secara mendadak. Dan itu juga adalah apresiasi tinggi dari pemerintah dewa poker pada para pahlawan di bidang olahraga Indonesia. “Karena ini mendadak, sebagai apresiasi kami untuk revisi internal tentang pengeluaran anggaran. Saya sendiri yang datang secara langsung ke bagian yang mengurus bonus, Jumat (22/12) kemarin. Sebelum tahun baru semoga sudah bisa diterima bonusnya, ya,” imbuhnya lebih lanjut.

Sementara itu, Gatot pun mengungkapkan permohonan maafnya yang sedalam-dalamnya atas keterlambatan bonus yang diberikan pada sebagian pelatih atas prestasi-prestasinya di mana mereka berhasil membawa atlet-atlet juara di SEA Games 2017 yang berlangsung di Malaysia beberapa waktu lalu. hal ini sempat menjadi perbincangan oleh beberapa pihak dan menilai bahwa proses keterlambatan itu sangat mengganggu dan juga merugikan banyak pihak terutama pihak atlet dan juga pelatihnya. Sekarang ini, ungkapnya, prosesnya masih juga terus berjalan dan ia juga mengharap bahwa ini bisa selesai sebelum akhir tahun 2017.

“Ada beberapa persoalan administrasi yang mana membuat itu belum juga bisa cair. Misalnya ada perbedaan pengetikan angka atau ada kesalahan ketik yang ada di nomor rekening. Jadi kami amat sangat mohon maaf atas keterlambatan ini,” tandasnya kepada media. Bonus yang dijanjikan akhir tahun akan cair ini semoga saja benar adanya dan tidak ada lagi keterlambatan mengingat ini adalah bentuk apresiasi bagi para atlet yang sudah berjuang mengharumkan nama Tanah Air Indonesia.