Berjaya Saat Natal, ‘PITCH PERFECT 3’ Jadi Film Terakhir Para Bella?

Dengan total budget ketiga filmnya adalah USD 91 juta dan sampai sejauh ini seluruh film aksi kelompok grup acapella Barden Bella itu sudah mengumpulkan USD 453 juta dari peredarannya di seluruh dunia. Untuk PITCH PERFECT (2012) mendapatkan USD 115,4 juta dan PITCH PERFECT 2 (2015) lebih ‘edan’ dengan USD 287,5 juta. Tak heran kalau akhirnya PITCH PERFECT 3 mendapatkan lampu hijau dan sudah dirilis pada 21 Desember 2017.

 

Meskipun rilis pada pekan Natal, PITCH PERFECT 3 harus berjibaku dengan dua film blockbuster lainnya yakni STAR WARS: THE LAST JEDI yang sudah mengumpulkan lebih dari satu miliar dolar dari peredarannya di seluruh dunia. Selain itu, ada juga JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE yang mencetak USD 322,8 juta. Beruntung, alunan suara Beca Mitchell (Anna Kendrick)dkk masih mampu berlari kencang dan mengumpulkan USD 92,8 juta dalam waktu 10 hari penayangan.

 

Cerita ‘PITCH PERFECT 3’ Dianggap Buruk

 

Perubahan mendasar dari ketiga filmnya adalah ada pada jajaran sutradara. Jika Jason Moore dan Elizabeth Banks mengarahkan film raja poker pertama dan kedua, PITCH PERFECT 3 dinakhkodai oleh Trish Sie. Film ketiganya ini bersetting tiga tahun setelah kejadian di PITCH PERFECT 2. Di mana para Bella sudah lulus dari kampus dan harus menghadapi pekerjaan yang mereka benci. Beca meskipun berhasil jadi produser musik, selalu saja mendapat klien yang menyebalkan sehingga membuatnya menyerah.

 

Nasib suram juga dialami Fat Amy (Rebel Wilson) yang gagal dalam pertunjukan Fat Amy Winehouse sampai dikejar polisi. Lalu Chloe (Brittany Snow) yang berusaha keras jadi dokter hewan, Aubrey (Anna Camp) yang mengurus tempat perkemahan dan Lily (Hana Mae Lee), Cynthia (Esther Dean), Florencia (Chrissie Fit), Jessica (Kelley Jakle), Ashley (Shelley Regner) dan Stacie (Alexis Knapp) yang juga tak beruntung. Kebahagiaan mungkin hanya dirasakan Emily (Hailee Steinfeld) yang menjadi senior sekaligus pemimpin para Bella di kampus dan mengajak rekan-rekannya untuk reuni.

 

Atas usulan Aubrey, para Bella ‘tua’ ini tampil untuk terakhir kalinya di depan anggota USO yang ternyata adalah kompetisi terselubung DJ Khaled untuk mencari grup musik pembuka turnya. Hanya saja, naskah yang ditulis Kay Cannon dan Mike White ini meraih banyak kecaman karena dianggap buruk. Persaingan dan komedi yang ada dalam film ketiga dianggap lemah dengan cerita yang berlompat-lompat. Banyak penggemar PITCH PERFECT 3 menuding genre film ketiga ini berubah jadi aksi sekaligus karakter Fat Amy yang berbeda dan jadi film pamungkas trilogi PITCH PERFECT.

 

Pita Suara Hana Mae Lee Sempat Terluka

 

Lepas dari pro-kontra cerita PITCH PERFECT 3, tertinggal sebuah pengalaman kurang mengenakkan dari Hana Mae. Aktris Korea-Amerika yang mengisi peran sebagai Lily ini menceritakan kalau dirinya sempat mengalami luka ringan pada pita suaranya. Dalam wawancaranya dengan Screenrant, model berusia 29 tahun itu mengaku jika insiden kecil tersebut terjadi saat tengah melakukan pre-record adegan beatbox.

 

“Aku selalu bertanya apakah aku bisa bernyanyi dulu lalu melakukan beatbox kemudian. Tapi aku tak bisa menolaknya dan kemudian rasanya seperti berteriak di bagian atas paru-paru lalu berbicara normal. Ada sedikit goresan kecil di tenggorokan dan aku harus berhati-hati. Terutama karena aku harus bernyanyi seperti Lily dengan kondisi yang tetap tenang. Tapi aku sempat tak bisa melakukannya dan malah mengeluarkan suara seperti nenek-nenek.”

Mau Tau Daftar Film Disney yang akan Punya Versi Live Actionnya?

Nampaknya Disney sekarang ini sedang gencar-gencarnya memproduksi film klasik animasi ke versi Live action ya? Terbukti dari Cinderella, lalu Beauty and The Beast bahkan sudah ada berita bahwa The Lion King juga akan ada versi live actionnya. Bukan cuma untuk anak-anak saja melainkan orang dewasa juga bisa menikmati film togel online ini baik versi live actionnya maupun versi animasinya. Kebanyakan mereka memang ingin mengenang masa kecilnya dengan menonton kembali versi live actionnya. Apa saja film animasi Disney yang akan dituangkan dalam live action setelah Cinderella dan Beauty and the Beast? Ini lah daftarnya.

Aladdin (2019)

Presiden dari Motion Pictures Production dari Walt Disney Studio, Sean Bailey, menjajikan adanya remake musikal yang sangat sarat dengan energi. Kisah cinta yang too good to be true yakni Aladdin ini akan disutradarai oleh Guy Ritchie dan akan menggandeng aktor dari Kanada yakni Men Massoud yang akan memerankan Aladdin. Naomi Scott yakni aktris Power Ranger akan memerankan Princess Jasmine. Sementera itu karakter Genie yang tadinya dipegang oleh Robin Williams diambil alih oleh Will Smith.

Mulan (2019)

Karakter wanita Disney yang paling pemberani akhirnya datang juga dalam versi live action. Ya, benar, Mulan. Pada tahun 2016 silam Disney mengumumkan bahwa mereka sedang mencari siapa aktris yang pas untuk mengambil karakter Mulan. Awalnya film live action Mulan ini akan dirilis pada tahun 2018 namun akhirnya diundur pada tahun 2019. Menurut beberapa info yang ada, film ini tak akan menggunakan musik atau theme song yang ada di film animasinya dulu. Meskipun menuai banyak pertentangan dan kontroversi akhirnya sang pengisi suara Mulan yakni Lea Salonga mendukung 100% remake ini dengan dua buah syarat yakni memberikan aktris yang belivable dalam usaha penyamaran dirinya sebagai pria dan juga Shang yang mana hot.

The Little Mermaid

Meskipun belum jelas kapan film The Little Mermaid ini akan rilis, film ini seperti Beauty and The Beast memiliki beberapa lagu yang batu yang mana ditulis oleh komposer di film originalnya, Alan Menken dan juga Lin-Manuel Miranda. Akan tetapi kalian tak peru khawatir karena lagu favorir seperti Poor Unfortunate Souls serta Under the Sea masih ada di sana. Sekarang yang menimbulkan pertanyaan adalah siapakah karakter Ariel? Apakah itu Lindsay Lohan, Anna Kendrick atau mungkin saja Amy Adams?

Peter Pan

Universal Pictures akhirnya merilis sebuah film live action yang mana diperankan oleh Jeremy Sumpter. Sang sutradara yang membuat remake yang mana sangat dekat dengan versi asli animasinya yakni David Lowery akan membuat versi lige actionya dari Pete’s dragon.

Snow White

Snow White pasalnya bukanlah film Princess milik Disney yang pertama melainkan film animasi pertama sepanjang masa juga. Tepat sesudah menyelesaikan project La La Land, sang penulis lagu yakni Justin Paul dan Benj Pasek bakal menciptakan lagu baru juga untuk film live action Snow White ini. Dan kalian mesti percaya bahwa film kali ini berbeda jauh dengan Snow White and the Huntsman dan Mirror Mirror yang dirilis tahun 2012 jadi kalian jangan mengharapkan hadirnya Lily Collins atau Kristen Steward dalam film ini.

Nah demikianlah lima film Disney yang akan bertransformasbertransformadi ke versi Live actionnya. Sudah tidak sabar ya sepertinya untuk menyaksikan film-film di atas?

 

Synopsis film Alita: Battle Angel

Apakah Anda penggemar film action sekaligus fiksi ilmiah? Bila memang demikian berarti Anda harus menyaksikan film Alita: Battle Angel yang berlatarbelakang masa depan serta kehidupan seorang cyborg. Yang lebih seru lagi si cyborg ini bukanlah seorang pria sebagaimana robot-robot jagoan pada film-film Sci-Fi lainnya, melainkan seorang wanita. Nah, seru sekali, bukan? Berikut ini adalah sinopsisnya untuk Anda.

 

Synopsis singkat film Alita: Battel Angel

Selain bergenre action dan fiksi ilmiah Anda juga akan menemukan unsur-unsur thriller pada film ini yang cukup membuat jantung berdegup kencang. Kisah ini bermula dari ditemukannya seorang cyborg wanita dari timbunan sampah oleh seorang ilmuan pada abad ke 26. Dr.  Ido yang menyelamatkan cyborg tersebut kemudian memberinya nama Alita sesuai dengan nama kucingnya yang telah tewas.

 

Tak ada yang dapat diingat oleh cyborg tersebut kecuali training yang telah dilaluinya dalam hal seni bela diri yang mematikan, membasmi orang yang diprogramkan sebagai jahat ke dalam dirinya, melacak siapa pun yang diperintahkan kepadanya, serta menjadi petarung juara movie yang tangguh. Bersama Dr. Ido, cyborg yang kemudian dipanggil Alita ini mencoba untuk melanjutkan hidupnya termasuk menemukan jati diri sekaligus cintanya.

 

Film ini merupakan adaptasi dari manga Battle Angel Alita karya Yukito Kishiro. Sebagai penulis sekaligus produser film ini James Cameron menyatakan bahwa ia memang berniat untuk mengadaptasi the spine story dengan konsentrasi khusus pada seri pertama hingga keempat manga asli karya Yukito Kishiro ini. Selain itu James juga bermaksud memasukkan cerita fiksi olahraga motorball yang dimuat pada buku volume ketiga dan keempat.

 

Di Jepang manga ini dirilis sebagai Gunnm dengan latar belakang peristiwa yang terjadi di masa depan saat cyborg dan robot sudah sangat akrab dengan kehidupan manusia. Selain itu ada pula Tiphares, sebuah kota terapung yang menyimpan rahasia gelap karena membuang limbah dari kotanya ke dunia lain yang berada di bawahnya. Di tempat itulah Alita dibuang dan diselamatkan oleh Dr. Ido. Sebagian besar tubuh Alita adalah mesin dan hanya otaknyalah yang manusia. Tak ada hal lain yang diingat oleh Cyborg muda ini selain cara membunuh dengan efektif.

 

Tiba-tiba di kota tersebut terjadi pembunuhan berantai misterius dan seluruh petunjuk mengarah kepada Dr. Ido sang ayah angkat sebagai pelakunya. Suatu malam Alita mengikutinya dan tiba-tiba menemukan bahwa ia telah membuntuti pelaku yang sesungguhnya di bawah perintah yang diberikan sebagai seorang hunter warrior. Alita tak berada pada kuasa siapa pun, ia bertindak sesuai nalurinya dengan latihan keras yang telah menempanya sebagai seorang petarung. Ini  termasuk gerakan beladiri yang dikuasainya dengan fasih dari sebuah sekolah kuno.

 

Ia pun akhirnya mendapatkan jawaban bahwa Ido tak bersalah dan memutuskan untuk menolong sang ayah angkat untuk mengejar keadilan. Sang hunter warrior akhirnya menemukan lawan yang sepadan sekaligus partner yang sejalan dengannya. Siapakah lawan misterius ini?

 

Film Alita: Battle Angel ini diproduksi oleh 20th Century FOX; Lightstorm Entertainment dan disutradarai oleh Robert Rodrigues. James Cameron, Jon Landau, serta Robert Rodriguez pada kursi produser serta Yukito Kishiro, Laeta Kalogridis, dan James Cameron juga sebagai penulis naskah. Sementara deretan actor dan aktris yang berperan dalam film ini adalah Rosa Salazar, Christoph Waltz, Ed Skrein, Mahershala, Keean Johnson, dan lain-lain. Tunggu rilisnya kisah cyborg wanita ini di bulan juli 2018.

 

Rekomendasi Film Untuk Merayakan Valentine

Bulan February memang identik dengan hari kasih sayang yang seringkali dihabiskan bersama pasangan dengan makan malam atau saling memberikan hadiah. Tetapi ini tentu bukan merupakan keharusan dan sebaiknya tak perlu memaksakan diri bila tak tersedia dana khusus untuk acara tersebut. Sebaliknya Anda tetap bisa bersenang-senang baik dengan pasangan atau teman-teman dengan menonton film-film domino qiu qiu berikut ini.

 

Rekomendasi film romantis untuk ditonton di hari Valentine

Beberapa film romantis berikut ini sangat cocok untuk ditonton secara marathon di hari kasih sayang tersebut.

 

When Harry Met Sally

Film  ini mengisahkan tentang Sally Albright yang harus menumpang mobil Harry, pacar sahabat Sally untuk pergi ke New York.  Selama dalam perjalanan mereka saling bertukar cerita dan saling merasakan chemistry. Kisah tersebut hanya  menjadi kenangan selama beberapa tahun kemudian mereka bertemu lagi saat masing-masing sudah tak mempunyai pasangan dan bisa saling jujur kepada perasaan mereka.

 

How To Lose a Guy in 10  Days

Benjamin Barry yang seorang advertising executive sekaligus playboy bertaruh demi memenangkan sebuah promo bahwa ia dapat membuat seorang wanita jatuh cinta kepadanya dalam 10 hari. Tetapi seluruh pertaruhan ini membuat hidupnya berubah saat bertemu Andie Anderson seorang jurnalis.

 

Bridget Jone’s Diary

Film  yang diangkat dari sebuah novel ini mengisahkan tentang seorang wanita berusia 30 tahunan bernama Bridget Jones. Di ulangtahunnya yang ke-32 ia bertekad mengubah hidupnya yang tak teratur, perawan tua, alkoholik, obesitas, megalomaniak, hingga minder.

 

Ruby Sparks

Calvin adalah seorang penulis yang sukses tetapi ia sangat kesepian sehingga harus mengunjungi psikiater. Terapisnya tersebut mendorongnya untuk menuliskan tentang ciri-ciri wanita impiannya termasuk memberinya nama. Betapa kagetnya Calvin saat suatu pagi ia terbangun dan bertemu wanita yang ia namakan Ruby Sparks itu.

 

Theory of Everything

Film biografi ini mengangkat kehidupan Stephen Hawking, astrofisikawan yang beken itu. Pria muda yang jenius, sehat, dan aktif tersebut jatuh cinta pada Jane Wilde, rekannya sesama mahasiswa di Universitas Cambridge. Tiba-tiba ia menerima vonis yang memilukan tentang kesehatannya di usia ke-21 dan dengan didampingi oleh Jane tanpa kenal lelah Stephen terus  berjuang, berkutat dalam risetnya hingga berhasil menemukan beragam teori dalam bidang yang digelutinya.

 

Blended

Seorang pria dan wanita mengalami kencan buta yang buruk dan menemukan mereka terjebak dalam sebuah resort untuk keluarga. Tak disangka saat-saat kebersamaan tersebt  justru membangkitkan daya tarik pada masing-masing mereka.

 

Milionaire’s First Love

Kang Jae-Kyung adalah cucu tunggal seorang pengusaha yang kaya-raya dan membuatnya menjadi seorang yang angkuh dan tak menghargai uang. Saat sang kakek meninggal dunia, dengan percaya diri ia mengira seluruh kekayaan kakeknya akan menjadi hak miliknya. Tetapi surat wasiat sang kakek berkata lain, ia diwajibkan untuk pindah sekolah ke daerah terpencil dan melakukan perintah kakeknya.

 

Moonrise Kingdom

Suzy adalah remaja berusia 12 tahun yang senang berkhayal, temperamental, dan suka sekali memakai teropong. Orangtuanya menganggapnya sebagai anak yang bermasalah hingga akhirnya Suzy kabur dari rumah bersama temannya yang bernama Sam.

 

The Curios Case of Benjamin Button

Film  ini diperankan oleh actor tampan Brad Pitt yang menceritakan tentang seorang bayi yang lahir dengan wajah orang tua.  Tetapi lambat laun wajahnya menjadi semakin muda dan bertambah muda seiring berjalannya waktu.

 

Valentine’s Day

Pada film ini Anda bisa menyaksikan deretan actor dan aktris Hollywood yang tak hanya tampan dan cantik tetapi sekaligus mempunyai kualitas acting yang jempolan. Valentine’s Day mengisahkan cerita cinta beberapa orang yang bahkan tak saling terkait. Anda bisa menyaksikan Julia Roberts, Bradley Cooper, Anne Hathaway, hingga George Clooney pada film ini.