28 Desember 2017, Film ‘SURAT CINTA UNTUK STARLA’ Resmi Rilis

Fenomena lagu Surat Cinta Untuk Starla yang dilantunkan Virgoun memang sangat luar biasa. Menguasai berbagai tangga musik nasional hingga sukses meraih lebih dari 186 juta penonton di Youtube, Google bahkan mendapuk Surat Cinta Untuk Starla sebagai salah satu item paling dicari sepanjang 2017.

 

Menggaet pasangan aktor-aktris yang begitu digandrungi remaja masa kini yakni Jefri Nichol sebagai Hema Chandra dan Caitlin Halderman sebagai Starla, SURAT CINTA UNTUK STARLA siap untuk dirilis di jaringan bioskop Indonesia pada 28 Desember 2017. SURAT CINTA UNTUK STARLA berkisah mengenai Hema yang sangat mencintai alam dan terobsesi membuat surat cinta. Mural dan sebuah mesin tik tua peninggalan sang kakek yang seorang jurnalis adalah cara Hema mengekspresikan cintanya.

 

Suara mesin tik itu juga yang membuat Hema berjumpa dengan Starla. Enam jam mereka habiskan bersama dan cinta pun tumbuh. Namun tak berapa lama, sikap Starla mendadak berubah drastis yang dipengaruhi oleh masa lalu keluarga Hema. Sebagai asmara remaja, SURAT CINTA UNTUK STARLA memang menyuguhkan cinta togel online yang begitu polos ala anak muda mulai dari perkenalan yang tiba-tiba, PDKT, jatuh cinta, salah paham, patah hati dan happy ending yang klise.

 

Melanjutkan Kesuksesan Lagu dan Web Series

 

SURAT CINTA UNTUK STARLA seolah menahbiskan Screenplay Films sebagai rumah produksi yang identik dengan film-film cinta remaja klise. Sebut saja seperti MAGIC HOUR, LONDON LOVE STORY, I LOVE YOU FROM 38.000 FEET dan ONE FINE DAY yang memang menargetkan penonton usia muda. Untuk SURAT CINTA UNTUK STARLA, Screenplay Films menggaet Legacy Pictures dan memanggil kembali Rudy Aryanto untuk duduk di bangku sutradara.

 

Sekedar informasi, lagu ciptaan Virgoun ini memang sebelumnya sudah diadaptasi dalam bentuk web series sebanyak tujuh chapter. Masing-masing dari chapter itu berdurasi 5-6 menit dan sukses ditonton sekitar 1,5 juta viewers setiap chapternya. Dalam web seriesnya, Jefri dan Caitlin memang didapuk sebagai pemeran utamanya. Untuk versi film layar lebarnya, Rudy melakukan perubahan lebih baik dalam sisi cerita, sinematografi dan pengambilan gambar.

 

Dalam wawancaranya dengan KapanLagi.com®, Jefri memang tidak menyangka jika dirinya kembali diajak untuk berperan sebagai Hema dan web series Surat Cinta Untuk Starla yang sukses berat. “Perbedaannya kalau versi web seres bisa dibilang tokoh Starla lebih ditonjolin dan aku ngikutin. Di film lebih seimbang.”

 

SURAT CINTA UNTUK STARLA Adalah Film Lebay?

 

Jelang perilisan, SURAT CINTA UNTUK STARLA memang dinantikan oleh para penggemar lagu dan web seriesnya. Namun film ini rupanya tak luput dari kritikan negatif yang menyebutkan kalau SURAT CINTA UNTUK STARLA adalah film remaja yang lebay. Mendapatkan komentar demikian, Rudy pun memilih tak ambil pusing dan mengatakan kalau film arahannya ini menyasar penonton usia 12-22 tahun, seperti dilansir Republika.

 

“Aku bikin film ini memang buat penonton, bukan buat sutradaranya. Sudut pandang percintaan dilihat dari mereka (penonton muda). Sudut pandang baper juga dilihat dari mereka, jangan dari kita. Kadang kita pikir lebay, kok begini sih? Tapi kalau kita coba merenung, kita coba pikirkan sebentar, waktu kita zaman SMP pasti meleleh (kisah cinta yang seperti ini). Yang paling penting bukan cuma konten, tapi emotional effect yaitu dampaknya terhadap penonton setelah menyaksikan itu. Jadi kita juga tidak terjebak pada angle dan akting,” ungkap Rudy panjang lebar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *